Cek Pekerjaan dan Task Harian Tim Cukup Lewat Chat WhatsApp
Case study AI assistant WhatsApp untuk tim internal agency: editor, tim shooting, AE, dan PM cek pekerjaan dan task harian real time cukup lewat chat.
- Klien
- Kyon Studio
- Peran
- Ops & Project Manager
- Tools
- n8n, Google Cloud Platform (GCP), WhatsApp API, OpenAI API (ChatGPT), Google Sheets
- Durasi
- 1 minggu

Di Kyon Studio, aku lihat banyak peran terlibat dalam satu produksi konten: editor, tim shooting, account executive (AE), dan project manager (PM). Semuanya perlu tahu status pekerjaan dan task hariannya masing-masing, sering kali saat sedang di lapangan.
Aku bangun Kirana, AI assistant untuk tim internal yang bisa diajak ngobrol langsung di WhatsApp. Tim cukup kirim pesan, dan Kirana membalas dengan data pekerjaan secara real time, mulai dari status konten, brief, sampai referensi.
Masalah: buka spreadsheet di lapangan itu repot
Sebelumnya, semua data pekerjaan ada di Google Sheets. Untuk tahu status atau task hari itu, tim harus buka spreadsheet dan cari sendiri. Di lapangan, cara ini repot banget. Editor juga harus perhatikan task-nya satu per satu.
Hasilnya, sekadar cek pekerjaan bisa makan waktu 15 sampai 30 menit, termasuk saat tim mau mulai shooting.
Pendekatan: assistant di aplikasi yang sudah dipakai tiap hari
Daripada bikin aplikasi baru yang harus dibuka dan dipelajari lagi, aku taruh assistant-nya di WhatsApp, tempat tim udah komunikasi tiap hari. Datanya tetap di Google Sheets yang udah dipakai, jadi alur kerja tim nggak perlu berubah.
- 1Pesan WhatsAppTim bertanya dengan bahasa sehari-hari
- 2n8n workflowPesan diterima lewat WhatsApp API
- 3ChatGPT APIMemahami pertanyaan dan menyusun jawaban
- 4Google SheetsData pekerjaan, brief, dan referensi
- 5Balasan WhatsAppJawaban terkirim real time
Workflow n8n dan API-nya aku jalankan di Google Cloud Platform. Versi pertamanya selesai dalam satu minggu.
Yang aku bangun
Tanya apa saja pakai bahasa sehari-hari
Tim bisa menanyakan apa pun yang ada di database lewat WhatsApp, mulai dari status konten, brief, sampai referensi. Misalnya, cukup kirim "kasih list konten yang udah waiting approval dari semua list", dan Kirana langsung membalas dengan daftar konten yang masih menunggu approval, lengkap dengan format konten dan link file finalnya.

Satu assistant untuk semua peran
Editor, tim shooting, AE, dan PM pakai assistant yang sama buat cek pekerjaan dan task harian mereka masing-masing, tanpa harus buka spreadsheet atau nanya ke orang lain.
Pemakaian yang terukur
Aku bikin tiap percakapan tercatat di dashboard pemakaian API, jadi volume pemakaian dan biayanya bisa dipantau.

Hasil
Sebelum
- Buka Google Sheets dan cari data sendiri, repot di lapangan
- Editor memperhatikan task satu per satu
- Cek pekerjaan bisa makan waktu 15–30 menit
Sesudah
- Tanya lewat chat WhatsApp, langsung dijawab
- Brief, referensi, dan status konten bisa ditanyakan kapan saja
- Sebelum shooting, 5 menit sudah langsung paham
- Cek pekerjaan sebelum shooting, sebelumnya 15–30 menit
- 5 menit
- Request dalam 5 hari pemakaian
- 158
- Waktu pengerjaan sampai beres
- 1 minggu
Sekarang tim nggak perlu lagi buka spreadsheet di lapangan. Sebelum shooting, cukup tanya Kirana, dan dalam 5 menit semua udah paham apa yang harus dikerjakan.
Ada proses di tim kamu yang masih manual?
Cerita aja, kita cariin solusinya bareng.
Case study lainnya
AI & AutomationSocial media agency
Reminder Tugas Tim Lewat WhatsApp, Weekly Sampai One-Off Diatur dari Satu Tempat
Reminder tugas weekly, monthly, dan one-off terkirim otomatis ke WhatsApp tim tiap pagi, pengaturannya bisa diubah sendiri lewat sheet, tanpa perlu developer.
Baca case study
AI & AutomationBisnis retail
Ribuan Chat WhatsApp, Tim Cuma Dua Orang: Bikin Owner Bisa Pantau Tanpa Baca Semuanya
Owner dapat rekap otomatis tiap jam 9 malam soal closing, komplain, dan follow-up, tanpa harus baca semua chat satu per satu.
Baca case study