Sebelum Membangun Sistem, Aku Menggarap Audio untuk Ruangguru, dari Program Digital sampai Animasi
Latar belakang kreatif di balik pekerjaan sistem dan automation: audio Clash of Champions Season 2, sound design animasi Ruangguru di FFI 2022, dan narasumber di RRI Pro 2 FM.
- Klien
- Ruangguru
- Peran
- Audio Production
- Tools
- Logic Pro X, Ableton, Cubase

Sebelum fokus ke sistem dan automation, aku lama berkarier di produksi kreatif, terutama audio. Di Ruangguru aku pegang audio production, lalu menggarap musik dan sound design untuk animasi dan program digital. Kebiasaan dari dunia produksi, seperti tenggat yang nggak bisa mundur dan detail yang harus rapi, masih aku bawa sampai sekarang.
Audio untuk Clash of Champions Season 2
Setelah selesai bekerja di Ruangguru, aku direkrut kembali khusus untuk menangani audio di seluruh episode Clash of Champions Season 2. Tugasnya memastikan kualitas audio tetap baik di setiap episode, dari awal sampai akhir musim.

Sound design dan musik untuk animasi Ruangguru
Di produksi animasi in-house Ruangguru, aku berkontribusi sebagai sound designer dan composer utama. Salah satu produksi itu lolos tahap rekomendasi Asosiasi Industri Animasi dan Konten Indonesia (AINAKI) untuk kategori film animasi pendek di Festival Film Indonesia 2022, tahap seleksi sebelum nominasi Piala Citra.


Narasumber di RRI Pro 2 FM
Aku pernah diundang sebagai narasumber di RRI Pro 2 FM untuk membahas bagaimana pelaku industri kreatif, khususnya music producer, menyesuaikan alur kerja selama pandemi. Diskusinya soal ketahanan, penyesuaian proses, dan cara menjaga produksi tetap berjalan di tengah keterbatasan.

- Clash of Champions, audio di seluruh episode
- S2
- Animasi lolos rekomendasi AINAKI di FFI
- 2022
- Narasumber di RRI Pro 2 FM
- RRI
Pelajaran
Produksi audio mengajarkan hal yang sama dengan membangun sistem: hasil akhirnya cuma bagus kalau alur kerjanya rapi. Di studio, satu file yang salah nama bisa membuat satu episode terlambat. Di sistem, satu langkah manual yang terlewat bisa membuat satu laporan salah. Itu sebabnya sekarang aku senang merapikan alur kerja, lalu mengotomatiskan bagian yang berulang.
Ada proses di tim kamu yang masih manual?
Cerita aja, kita cariin solusinya bareng.
Case study lainnya
AI & AutomationSocial media agency
Reminder Tugas Tim Lewat WhatsApp, Weekly Sampai One-Off Diatur dari Satu Tempat
Reminder tugas weekly, monthly, dan one-off terkirim otomatis ke WhatsApp tim tiap pagi, pengaturannya bisa diubah sendiri lewat sheet, tanpa perlu developer.
Baca case study
AI & AutomationBisnis retail
Ribuan Chat WhatsApp, Tim Cuma Dua Orang: Bikin Owner Bisa Pantau Tanpa Baca Semuanya
Owner dapat rekap otomatis tiap jam 9 malam soal closing, komplain, dan follow-up, tanpa harus baca semua chat satu per satu.
Baca case study