Iklan Meta dan Google yang Diukur dari Hasil, Bukan dari Habisnya Budget
Case study performance marketing di Kyon Studio: campaign Meta Ads per tujuan, A/B testing materi iklan, dan Google Ads Performance Max yang dipisah per niat pencarian.
- Klien
- Kyon Studio
- Peran
- Performance Marketing
- Tools
- Meta Ads Manager, Google Ads

Di Kyon Studio, aku juga menjalankan iklan digital untuk brand klien di Meta dan Google. Prinsipnya sederhana: iklan harus diukur dari hasilnya, bukan dari seberapa cepat budget habis. Nama brand klien di case study ini disamarkan.
Tantangan: budget kecil yang harus bekerja keras
Brand lokal jarang punya budget iklan besar, jadi setiap rupiah harus jelas tujuannya. Iklan yang dipasang tanpa tujuan yang tegas biasanya cuma menghasilkan tayangan, bukan pelanggan. Iklan juga nggak bisa berdiri sendiri. Ia harus berjalan seiring dengan konten organik, supaya orang yang melihat iklan menemukan akun dan pesan yang sama saat mereka mencari tahu lebih jauh.
Yang aku kerjakan
Campaign Meta dipisah per tujuan
Setiap campaign di Meta Ads dibuat untuk satu tujuan yang jelas dan diberi nama sesuai tujuan dan periodenya: engagement untuk interaksi, awareness yang dioptimalkan ke ThruPlay untuk video, dan traffic yang mengarah ke percakapan WhatsApp. Dengan begitu, biaya per hasil setiap campaign bisa dibandingkan dengan jujur.

Materi diuji, bid dioptimalkan
Budget diarahkan ke audiens yang spesifik. Materi kreatif diuji dengan A/B testing, fitur yang memang disediakan Meta untuk membandingkan versi iklan secara terkontrol (Tentang Pengujian A/B), lalu strategi bid disesuaikan dari hasilnya. Untuk campaign yang mengarah ke WhatsApp, angka yang dipantau adalah biaya per percakapan yang dimulai.

Google Ads Performance Max dipisah per niat
Di Google Ads, aku memakai Performance Max, tipe campaign yang menjangkau Search, YouTube, Display, Discover, Gmail, dan Maps dari satu campaign. Asset group-nya dipisah per niat: orang yang mencari toko terdekat, orang yang membuka Maps, dan orang yang diarahkan ke website.

Hasil
Pemisahan per niat langsung terlihat di data. Asset group Local Store menghasilkan konversi paling banyak:
Konversi per asset group Performance Max(konversi)
- Local Store1.018
- Maps353
- Traffic 1287
- Asset group lainnya281
Di Meta, campaign engagement terbesar menghasilkan 904.913 post engagement dengan biaya Rp9 per engagement, sedangkan campaign awareness video mencatat biaya Rp19 sampai Rp31 per ThruPlay.
- Campaign Meta Ads, dipisah per tujuan
- 21
- Biaya per engagement di campaign engagement terbesar
- Rp9
- Conversion rate asset group Local Store
- 4,4%
Pelajaran
Iklan yang efisien dimulai dari struktur yang jelas: satu campaign, satu tujuan, satu angka yang dipantau. Dari situ keputusan untuk menambah atau mengurangi budget jadi berdasarkan data, bukan feeling. Iklan ini juga berjalan seiring dengan konten organik yang aku arahkan, yang ceritanya ada di Mengarahkan Konten Sosmed 10+ Brand Supaya Tiap Brand Punya Suaranya Sendiri.
Ada proses di tim kamu yang masih manual?
Cerita aja, kita cariin solusinya bareng.
Case study lainnya
AI & AutomationSocial media agency
Reminder Tugas Tim Lewat WhatsApp, Weekly Sampai One-Off Diatur dari Satu Tempat
Reminder tugas weekly, monthly, dan one-off terkirim otomatis ke WhatsApp tim tiap pagi, pengaturannya bisa diubah sendiri lewat sheet, tanpa perlu developer.
Baca case study
AI & AutomationBisnis retail
Ribuan Chat WhatsApp, Tim Cuma Dua Orang: Bikin Owner Bisa Pantau Tanpa Baca Semuanya
Owner dapat rekap otomatis tiap jam 9 malam soal closing, komplain, dan follow-up, tanpa harus baca semua chat satu per satu.
Baca case study