Langsung ke konten utama
Semua case study
Marketing & Web

Mengarahkan Konten Sosmed 10+ Brand Supaya Tiap Brand Punya Suaranya Sendiri

Case study arahan konten social media di Kyon Studio: pilar konten, tema visual, dan copywriting untuk 10+ brand, dari salon dan agrowisata sampai wellness dan F&B.

Bagikan

Bagikan ke Instagram Stories

Menyiapkan gambar…

  1. Link sudah disalin.
  2. Unduh gambarnya, lalu unggah ke Instagram Stories dari HP.
  3. Tambahkan stiker Link di Story, lalu tempel link-nya.
Unduh gambar

Instagram Stories cuma bisa dibuat dari aplikasi di HP.

Bagikan ke TikTok

Menyiapkan gambar…

  1. Caption dan link sudah disalin.
  2. Unduh gambarnya, lalu unggah sebagai postingan foto di TikTok.
  3. Tempel caption-nya sebelum posting.
Unduh gambar

Paling gampang diposting dari aplikasi TikTok di HP.

Klien
Kyon Studio
Peran
Project Manager & Content Direction
Tools
Instagram, TikTok
Kolase delapan desain konten Instagram dari berbagai brand: salon rambut, makanan sehat, api unggun di agrowisata, wellness, promo salon, kafe, mobil jip, dan promo pijat

Di Kyon Studio, aku memegang arahan konten untuk lebih dari 10 brand sekaligus. Industrinya beda-beda, dari salon rambut Jepang dan agrowisata sampai wellness, F&B, dan laundry. Tantangannya bukan sekadar memproduksi visual, tapi memastikan setiap brand tetap terdengar seperti dirinya sendiri.

Tantangan: banyak brand, satu tim

Saat satu tim memegang banyak brand, gampang sekali kontennya mulai terlihat mirip. Template yang sama dipakai di mana-mana, bahasa yang sama dipakai untuk audiens yang berbeda, dan klien akhirnya merasa kontennya nggak mewakili bisnis mereka.

Konten juga nggak boleh sekadar ramai. Setiap posting harus menjawab kebutuhan audiens brand itu dan mendukung tujuan bisnisnya.

Yang aku kerjakan

Pilar konten untuk setiap brand

Aku nggak mulai dari desain, tapi dari pilar konten: topik apa yang dibutuhkan audiens brand itu, dan konten seperti apa yang menjawabnya. Dari situ baru ditentukan tema visual dan gaya copywriting yang konsisten dengan identitas bisnisnya.

  1. 1Pilar kontenApa yang dibutuhkan audiens brand
  2. 2Arahan visual dan copyKonsisten dengan identitas bisnis
  3. 3Diskusi dengan klienTema, pesan, dan prioritas diputuskan bersama
  4. 4Produksi dan publishFeed, Reels, dan TikTok

Arah konten diputuskan bersama klien

Konten nggak dikerjakan sendirian lalu diserahkan. Lewat diskusi yang terstruktur dan kolaborasi rutin dengan klien, aku memfasilitasi keputusan soal tema, pesan, dan prioritas, supaya kontennya tetap konsisten, relevan, dan dampaknya bisa diukur di setiap kanal.

Identitas visual yang beda di tiap brand

Hasilnya terlihat dari feed masing-masing brand. Salon rambut Jepang tampil dengan gaya editorial ala majalah, agrowisata dengan suasana alam yang hangat, dan brand wellness dengan bahasa yang santai dan dekat.

Dua tangkapan layar feed Instagram berdampingan: akun salon londbycielsowal dengan konten perawatan rambut bernuansa gelap, dan akun boja_farm dengan konten alam, makanan, dan aktivitas berkuda
Dua contoh feed dengan identitas yang berbeda: salon rambut Jepang dan agrowisata.
Grid dua belas desain konten Instagram dari berbagai brand, termasuk promo salon bergaya sampul majalah, menu makanan sehat, layanan antar jemput laundry, promo wellness, dan suasana agrowisata
Sebagian desain feed dari berbagai brand. Nomor pribadi, nomor rekening, dan alamat di beberapa desain diblur.

Reels dan TikTok

Format video pendek mengikuti arahan yang sama. Setiap brand punya gaya penyampaian sendiri, dari video bernuansa premium sampai konten yang lebih santai dan personal.

Empat potongan frame video vertikal: logo mobil di latar gelap, orang membawa barang di depan rumah, deretan vila di perbukitan berkabut, dan staf berseragam biru yang tersenyum ke kamera
Potongan frame dari beberapa konten Reels dan TikTok.

Hasil

  • Lebih dari 10 brand dari industri yang berbeda punya pilar konten dan identitas visual yang konsisten.
  • Arah konten diputuskan bersama klien, jadi konten yang tayang selaras dengan tujuan bisnis mereka.
  • Feed, Reels, dan TikTok berjalan dengan arahan yang sama di setiap brand.
Brand dengan pilar konten sendiri
10+
Format: feed, Reels, dan TikTok
3
Industri, dari salon sampai agrowisata
5+

Pelajaran

Konten yang konsisten lahir dari keputusan yang jelas sebelum desain dibuat: untuk siapa, tentang apa, dan dengan suara seperti apa. Kalau dasarnya sudah disepakati dengan klien, produksi jadi lebih cepat dan revisi jauh lebih sedikit. Konten ini juga berjalan bersama iklan berbayar, yang aku ceritakan di Iklan Meta dan Google yang Diukur dari Hasil, Bukan dari Habisnya Budget, dan performanya dipantau lewat dashboard Looker Studio.

Bermanfaat? Bagikan ke teman atau tim kamu.

Bagikan

Bagikan ke Instagram Stories

Menyiapkan gambar…

  1. Link sudah disalin.
  2. Unduh gambarnya, lalu unggah ke Instagram Stories dari HP.
  3. Tambahkan stiker Link di Story, lalu tempel link-nya.
Unduh gambar

Instagram Stories cuma bisa dibuat dari aplikasi di HP.

Bagikan ke TikTok

Menyiapkan gambar…

  1. Caption dan link sudah disalin.
  2. Unduh gambarnya, lalu unggah sebagai postingan foto di TikTok.
  3. Tempel caption-nya sebelum posting.
Unduh gambar

Paling gampang diposting dari aplikasi TikTok di HP.

Ada proses di tim kamu yang masih manual?

Cerita aja, kita cariin solusinya bareng.