Langsung ke konten utama
Semua case study
AI & Automation

Dari Cek Dokumen Satu per Satu ke Verifikasi Otomatis dengan Gemini AI

Case study verifikasi dokumen otomatis dengan Gemini 2.5 Flash (Vertex AI) dan Google Apps Script: validasi, ekstraksi data, dan migrasi file otomatis.

Bagikan

Bagikan ke Instagram Stories

Menyiapkan gambar…

  1. Link sudah disalin.
  2. Unduh gambarnya, lalu unggah ke Instagram Stories dari HP.
  3. Tambahkan stiker Link di Story, lalu tempel link-nya.
Unduh gambar

Instagram Stories cuma bisa dibuat dari aplikasi di HP.

Bagikan ke TikTok

Menyiapkan gambar…

  1. Caption dan link sudah disalin.
  2. Unduh gambarnya, lalu unggah sebagai postingan foto di TikTok.
  3. Tempel caption-nya sebelum posting.
Unduh gambar

Paling gampang diposting dari aplikasi TikTok di HP.

Klien
Klien korporat
Peran
Full Stack AI Engineer
Tools
Google Apps Script, Google Sheets, Google Drive, Google Workspace, Vertex AI (Gemini 2.5 Flash)
Kolase sistem verifikasi dokumen: tabel hasil ekstraksi AI di Google Sheets, menu AI Verifikator, catatan validasi AI, dan folder hasil migrasi di Google Drive

Setiap batch pendaftaran datang dengan setumpuk dokumen: formulir, CV, dokumen identitas, dan lainnya. Semuanya harus dicek satu per satu, datanya diketik ulang, lalu filenya dirapikan di Google Drive.

Aku bangun sistem automation berbasis Google Apps Script yang terintegrasi dengan Gemini 2.5 Flash di Vertex AI. AI memvalidasi dokumen, mengekstrak datanya, lalu script memindahkan semua file ke folder yang rapi secara otomatis.

Masalah: verifikasi manual yang lama dan rawan salah

Proses verifikasi dokumen pendaftaran dilakukan secara manual, makan waktu lama, dan rentan human error. Tantangan terbesarnya ada di dua hal: memastikan data yang diinput sesuai dengan dokumen aslinya, dan mengorganisir ribuan file di Google Drive.

Di era manual, prosesnya butuh empat peran admin:

  1. Admin 1 (Sorting): menerima data masuk dan menyortir dokumen secara manual.
  2. Admin 2 (Validator): membuka file satu per satu untuk memastikan dokumen yang diunggah sudah benar, misalnya file CV yang ternyata berisi pas foto.
  3. Admin 3 (Collector & Editor): mengunduh dokumen, mengganti nama file satu per satu, lalu menyusunnya ke dalam folder.
  4. Admin 4 (Data Entry): mengetik ulang nomor dokumen, seperti NIK dan nomor ijazah, ke format laporan yang diminta instansi terkait.

Pendekatan: AI yang membaca, script yang merapikan

Aku bangun sistemnya di atas Google Workspace yang udah dipakai tim, dengan Gemini 2.5 Flash sebagai "mata" yang membaca dokumen. Gemini melakukan computer vision analysis untuk memvalidasi dokumen dan mengekstrak teks dari gambar, sementara Google Apps Script menjalankan migrasi file ke struktur folder yang terorganisir.

  1. 1AdminMenjalankan sistem dari menu di Google Sheets
  2. 2AI ValidationGemini mengecek kesesuaian dokumen
  3. 3AI ExtractionNomor dokumen dan data diri terambil otomatis
  4. 4Auto MigrationFile di-rename dan dipindahkan ke folder tujuan

Yang aku bangun

Aku sengaja bikin admin nggak perlu belajar aplikasi baru. Semua kontrol ada di menu AI Verifikator langsung di Google Sheets: verifikasi atau ekstrak data yang dicentang, verifikasi atau ekstrak semua data sekaligus, sampai reset catatan dan hasil ekstraksi.

Menu AI Verifikator di Google Sheets berisi pilihan verifikasi dan ekstrak data yang dicentang, verifikasi dan ekstrak semua data, serta reset hasil ekstraksi
Menu kustom di Google Sheets, jadi admin nggak perlu adaptasi ke sistem baru. Data di belakang menu disamarkan.

AI yang paham konteks, bukan sekadar OCR

Inilah inti sistemnya. Gemini nggak cuma membaca teks, tapi juga memahami isi dokumennya. Kalau isi file yang diunggah ternyata bukan dokumen yang diminta, AI langsung menandainya dengan catatan di sel terkait.

Catatan otomatis dari AI di Google Sheets yang menandai dokumen yang diunggah salah
Catatan dari AI saat dokumen yang diunggah nggak sesuai. Jenis dokumen dan link disamarkan.

Ekstraksi data otomatis ke Google Sheets

Data penting seperti nomor dokumen dan data diri terekstrak otomatis dengan akurasi tinggi, lalu tampil di dashboard Google Sheets tanpa perlu diketik ulang.

Tabel Google Sheets berisi kolom nama, jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, nama dan alamat perusahaan, serta pendidikan terakhir hasil ekstraksi AI
Hasil ekstraksi AI tampil otomatis di dashboard. Data pribadi disamarkan.

Migrasi file otomatis

Setelah verifikasi selesai, script yang aku bikin melakukan bulk rename dan memindahkan file ke folder yang terorganisir per batch dan jenis dokumen, lalu menyusun tabel rekap untuk laporan. Nggak ada lagi file dengan nama acak dari Google Form.

Folder Google Drive untuk satu batch, berisi subfolder per jenis dokumen dan spreadsheet rekap
File tersusun otomatis per batch dan jenis dokumen. Nama folder dan file disamarkan.

Hasil

Era manual

  • Admin menyortir dokumen masuk secara manual
  • Admin membuka file satu per satu untuk cek dokumen sudah benar
  • Admin mengunduh, rename, dan menyusun file ke folder
  • Admin mengetik ulang nomor dokumen ke format laporan

Dibantu AI

  • Admin cukup menjalankan sistem dari menu di Google Sheets
  • Gemini AI memverifikasi kesesuaian dokumen otomatis
  • AI mengekstrak nomor dokumen dan data diri tanpa ketik ulang
  • Script bulk rename, pindah file, dan menyusun tabel rekap laporan
Pengurangan waktu proses verifikasi dokumen
70%
Nomor dokumen yang diketik ulang manual
0
Batch pendaftaran tertangani sistematis
Ratusan
  • Waktu proses turun 70%. Tugas verifikasi yang sebelumnya dikerjakan manual satu per satu sekarang berjalan otomatis.
  • Ekstraksi data akurat. Data penting seperti nomor dokumen dan data diri terekstrak otomatis dengan akurasi tinggi, berkat model multimodal AI terbaru.
  • File management yang scalable. Clutter data hilang berkat pemindahan file otomatis yang mampu menangani ratusan batch pendaftaran secara sistematis.

Bermanfaat? Bagikan ke teman atau tim kamu.

Bagikan

Bagikan ke Instagram Stories

Menyiapkan gambar…

  1. Link sudah disalin.
  2. Unduh gambarnya, lalu unggah ke Instagram Stories dari HP.
  3. Tambahkan stiker Link di Story, lalu tempel link-nya.
Unduh gambar

Instagram Stories cuma bisa dibuat dari aplikasi di HP.

Bagikan ke TikTok

Menyiapkan gambar…

  1. Caption dan link sudah disalin.
  2. Unduh gambarnya, lalu unggah sebagai postingan foto di TikTok.
  3. Tempel caption-nya sebelum posting.
Unduh gambar

Paling gampang diposting dari aplikasi TikTok di HP.

Ada proses di tim kamu yang masih manual?

Cerita aja, kita cariin solusinya bareng.